Categories
Uncategorized

Langkah Langkah Membuat Brosur yang Efektif

Brosur bisa menjadi bahan pemasaran yang sangat efektif – jika dilakukan dengan benar. Ini memberikan cara yang bagus untuk memberikan informasi, baik itu untuk iklan, pemasaran, pendidikan, media, atau hiburan. Mereka menyediakan informasi yang dibutuhkan orang, tetapi mereka umumnya cukup pendek sehingga mudah dibaca. Lima langkah selanjutnya akan membantu Anda membuat brosur yang efektif yang akan mendapatkan hasil yang Anda cari.

Langkah 1: Tentukan tujuan buklet

Tanyakan pada diri sendiri apa gunanya brosur itu. Apa yang ingin Anda capai buklet? Apa langkah selanjutnya yang Anda ingin pembaca lakukan? Brosur dapat digunakan untuk mengiklankan, memasarkan, menginformasikan, atau memasarkan pasar – publikasi mana yang Anda inginkan untuk dilakukan oleh brosur Anda? Menentukan tujuan dengan jelas dan mengkomunikasikannya kepada semua peserta proyek akan membantu memastikan bahwa buku pegangan menjadi efektif.

Langkah 2: Tentukan audiens

Bagaimana buklet ini akan digunakan? Hubungan langsung dengan siapa yang menjadi penonton buklet ini. Apakah itu teknis atau non-teknis? Apa tingkat pendidikan mereka? Apakah mereka sudah akrab dengan topik atau apakah brosur itu pengantar untuk itu? Tuliskan semua yang Anda ketahui tentang mereka – demografi mereka seperti usia, tempat tinggal, apa profesi mereka, dll. Semua komponen ini akan mempelajari jenis bahasa yang Anda gunakan saat menulis salinan dan opsi desain yang akan Anda buat.

Langkah 3: Menyusun pesan

Begitu Anda memahami tujuan buklet ini, dan siapa audiens buklet itu, Anda hampir siap untuk menyusun pesannya. Sebelum Anda mulai menulis, pikirkan apa yang perlu atau ingin diketahui oleh audiens Anda. Jenis informasi apa yang akan mendukung tujuan buku pegangan ini? Apakah yang Anda tulis relevan dengan kebutuhan dan kebutuhan mereka? Pertimbangkan juga nada karya itu, apakah optimis atau berbahaya? Analisis pilihan kata Anda dengan cermat. Apakah jenis kata yang Anda pilih sesuai dengan tingkat pendidikan dan pemahaman teknis audiens Anda? Penting juga untuk memikirkan panjangnya. Anda ingin salinannya memberikan informasi yang cukup untuk menarik minat audiens untuk belajar lebih banyak – tetapi dalam kebanyakan kasus Anda tidak akan mengkomunikasikan semuanya melalui buklet. Akhirnya, pastikan untuk memasukkan ajakan bertindak yang kuat dalam brosur Anda – sekali lagi, pikirkan kembali target Anda, dan kemudian berikan seruan singkat untuk bertindak yang memudahkan pembaca untuk mengambil langkah berikutnya.

Langkah 4: Rancang brosur

Ada beberapa pilihan untuk dibuat mengenai desain buklet, mulai dari ukurannya. Berapa ukuran buklet besar atau kecil yang dibutuhkan untuk menampung salinan dan foto Anda? Berapa banyak ruang putih yang Anda inginkan? Berapa banyak panel yang akan berisi buklet? Jika brosur memiliki desain yang unik, mungkin diperlukan potongan terlipat atau lipatan yang tidak biasa saat mencetaknya, tetapi ini bisa menjadi cara terbaik untuk membuat brosur menonjol. Bergantung pada tujuan brosur, Anda mungkin ingin menyertakan kartu respons bisnis yang dapat diisi oleh pembaca dan kirim untuk mengambil penawaran khusus atau menerima informasi tambahan. Jika brosur adalah surat pos langsung, pastikan untuk memeriksa peraturan Layanan Pos AS untuk ukuran untuk menentukan biaya pengiriman. Ketika memilih warna dan gambar, pikirkan lagi tentang tujuan buklet dan audiensnya, dan pertimbangkan faktor-faktor ini. Baca salinannya dan buat opsi desain yang mendukungnya. Pertimbangkan mengembangkan dua atau tiga konsep berbeda untuk membantu Anda menemukan konsep yang terasa benar.

Langkah 5: Cetak dan bagikan brosur

Akhirnya, Anda siap untuk mencetak brosur. Pastikan untuk memilih printer yang dapat mengakomodasi spesifikasi, jumlah, dan anggaran. Pilih printer dengan reputasi baik – Anda tidak ingin berurusan dengan waktu yang hilang dan biaya tambahan mencetak ulang brosur yang dicetak dengan buruk. Sebelum mengirim file ke printer, pastikan untuk memeriksa buklet dengan hati-hati, dan minta “pasang mata kedua” meninjau desainnya. Setelah Anda memastikan semuanya siap untuk bekerja, kirim file ke printer – tetapi pastikan untuk memeriksanya sehingga Anda tahu format file mana yang lebih disukai untuk diterima.

Untuk lebih mudahnya lagi, gunakan printerous.com untuk membuat brosur. Di printerous anda hanya tinggal upload desain nya dan tunggu brosur mu jadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *