Categories
Uncategorized

Panduan Awal Membuka Usaha Mini Market dengan Modal Kecil

Salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan adalah bisnis mini market. Apalagi jika di sekitar daerah Anda belum terdapat mini market, mendirikan usaha ini akan sangat menguntungkan.

Mengingat banyaknya barang kebutuhan yang harus disediakan, membuka sebuah mini market membutuhkan modal yang tidak sedikit. Terlebih lagi jika Anda mengincar mini market semacam waralaba, pasti dibutuhkan modal besar. Namun bagaimana jika modal yang Anda miliki tidak banyak atau terbatas? Salah satu solusinya adalah mendirikan mini market rumahan.

Usaha mini market

Langkah Membuka Bisnis Mini Market Rumahan

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa Anda pergunakan dalam mempersiapkan pembuatan mini market rumahan dengan modal minim. Diantaranya adalah :

  • Persiapkan Ruang

Jika hendak membangun sebuah mini market di rumah, Anda harus mempersiapkan sebuah ruang tersendiri yang tidak berhubungan langsung dengan rumah induk. Dalam hal ini, mini market memiliki konsep yang berbeda dengan toko kelontong.

Anda tidak harus membangun sebuah bangunan sendiri. Bisa dibuat dari ruangan yang ada di rumah, namun harus benar-benar terpisah. Anda bisa memberikan sekat atau pintu pembatas antara ruang mini market dan rumah.

  • Atur Ruang

Yang membedakan mini market dengan toko kelontong adalah cara berbelanja. Di mini market, pembeli bisa mengambil dan menyentuh barang secara langsung tanpa harus melalui penjual. Harga barang sudah tertera sehingga mereka tidak perlu bertanya satu persatu.

Oleh sebab itu, Anda harus bisa mengatur ruangan supaya pembeli mudah berkeliling di dalam mini market. Pengaturannya bisa disesuaikan dengan luas ruangan. Yang terpenting adalah bahwa pembeli bisa menjangkau barang dengan mudah.

  • Maksimalkan Belanja Peralatan Toko

Semua perabot dan perlengkapan di dalam mini market tidak selalu harus yang baru. Anda bisa membeli rak bekas atau memanfaatkan rak kayu yang ada di rumah. Hal ini akan menghemat pengeluaran secara maksimal.

  • Gunakan Sistem Penghitungan

Satu hal lagi yang membedakan mini market dengan toko kelontong adalah dari sistem atau cara penghitungan. Meskipun dengan sistem sederhana, mini market memiliki sistem hitung yang lebih cepat dari pada toko kelontong.

Maka dari itu, Anda akan membutuhkan sebuah sistem perkasiran. Selain untuk membantu menghitung jumlah belanjaan, sistem ini juga akan membantu Anda dalam memonitoring jumlah dan stok barang.

  • Gunakan Media Promosi yang Tepat

Karena bisnis mini market rumahan terbilang kecil, Anda harus memiliki strategi pemasaran yang tepat. Anda bisa memaksimalkan spanduk, banner, poster, katalog dan berbagai macam bentuk media promosi cetak. Di samping itu, Anda juga harus tetap gencar melakukan promosi secara online supaya mini market lebih dikenal luas.

  • Temukan Supplier Termurah

Di era yang semakin terbuka ini, segala macam informasi begitu mudah diperoleh. Menemukan supplier barang paling murah bukan hal yang sulit. Anda bisa saling membandingkan dan survey harga beli sebelum memutuskan mengambil barang. Semakin murah barang yang Anda beli, semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan.

  • Fokus terhadap Produk Fast Moving

Produk fast moving adalah produk yang banyak dicari dan dibeli oleh masyarakat sekitar. Produk ini seperti barang kebutuhan sehari-hari seperti sembako, peralatan mandi, masak dan lain sebagainya. Makanan dan minuman ringan juga merupakan barang yang termasuk fast moving.

Baca juga: https://zonacetakbandung.com/cetak-brosur/

Membuka bisnis mini market memang tidak selalu membutuhkan modal besar. Anda bisa memaksimalkan modal yang ada untuk memulainya. Pastikan untuk memberikan pelayanan terbaik supaya orang yang sudah berbelanja di tempat Anda tidak berpindah ke lain hati. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *