Categories
Uncategorized

Akomodisi Adalah

Akomodisi Adalah – Akomodasi adalah salah satu istilah yang sering digunakan dalam berbagai interaksi sosial. Istilah akomodasi umumnya digunakan untuk menggambarkan penyelesaian perselisihan antara dua pihak tertentu.

Dengan interpretasi singkat, akomodasi adalah.co.id upaya untuk menyelesaikan masalah. Ketika istilah perumahan luas, itu adalah upaya yang sengaja dilakukan untuk menyelesaikan atau bahkan menyelesaikan perselisihan antara kedua belah pihak.

akomodisi adalah
akomodisi adalah

Pengertian Akomodasi

Penempatan adalah upaya oleh pihak-pihak yang bertikai untuk menemukan solusi untuk masalah atau perselisihan dan menghasilkan kondisi atau situasi di mana perselisihan atau masalah diselesaikan.

Biasanya, penempatan dimulai dengan berbagai upaya oleh para pihak yang memiliki perselisihan untuk mengurangi konflik yang timbul dari masing-masing pihak sehingga masalah yang muncul cepat teratasi.

Bentuk Akomodasi

Selain pengertian, akomodasi juga memiliki berbagai bentuk. Apa saja bentuk akomodasi? Lihatlah peringkatnya di sini.

Coercion

Pemaksaan adalah proses akomodasi, yang implementasinya adalah kekerasan atau kekerasan. Pemaksaan umumnya muncul karena perbedaan dalam derajat posisi, yang sangat berbeda dalam struktur sosial antara kedua belah pihak. Contohnya adalah perselisihan antara kaya dan miskin.

Compromise atau kompromi

Kompromi adalah proses adaptasi di mana kedua belah pihak mengurangi kebutuhan atau harapan mereka satu sama lain untuk mengurangi sumber ketegangan dan menyelesaikan masalah atau konflik. Misalnya, kompromi antara sejumlah partai politik untuk berbagi kekuasaan berdasarkan suara yang diterima masing-masing partai.

Arbitration

Arbitrase adalah proses penempatan yang dilakukan dengan mengirimkan pihak ketiga untuk menengahi perselisihan antara kedua pihak yang bertikai. Misalnya, konflik antara pekerja dan pengusaha dengan bantuan agen tenaga kerja sebagai pihak ketiga.

Mediation atau mediasi

Mediasi adalah proses akomodasi di mana perselisihan antara dua atau lebih kelompok diselesaikan, di mana kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan, sehingga kedua belah pihak dalam konflik melibatkan pihak ketiga untuk menyelesaikan konflik. Mediasi berbeda dari arbitrase karena dalam mediasi pihak ketiga tidak berwenang untuk membuat keputusan netral, atau dengan kata lain, netral, sedangkan pihak ketiga dalam arbitrase dapat membuat keputusan jika terjadi deadlock, menjadikannya tidak netral. Misalnya, lampu merah, lampu merah harus berhenti agar kendaraan berhenti.

Conciliation

Arbitrase adalah upaya untuk menyatukan pihak-pihak yang berselisih menggunakan perwakilan dari kedua pihak sehingga mereka dapat menyelesaikan dengan lebih tenang. Misalnya, kasus yang paling nyata terjadi di Aceh, yaitu GAM atau gerakan Aceh Merdeka.

Toleration atau toleransi

Toleransi adalah bentuk akomodasi yang paling acuh tak acuh. Toleransi adalah bentuk adaptasi yang berupaya menghindari konflik jika memungkinkan. Contohnya adalah toleransi beragama.

Stalemate

Kios adalah bentuk adaptasi antara pihak-pihak yang memiliki posisi atau kekuatan yang sama sehingga konflik berhenti dengan sendirinya. Hal ini disebabkan oleh pertimbangan bahwa jika konflik tetap kontroversial atau ada kontak negatif, kedua belah pihak akan dihancurkan. Misalnya, perang dingin masa lalu antara Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Adjudication

Yurisprudensi adalah bentuk akomodasi yang menggunakan sarana hukum, yaitu pengadilan. Setiap pihak sepakat untuk membawa masalah ini ke pengadilan. Misalnya, untuk menyimpulkan suatu kasus di pengadilan.

Segregation

Segregasi adalah upaya masing-masing pihak untuk menyelesaikan perselisihan untuk menghindari konflik dengan cara yang tidak berkelanjutan. Misalnya, pemisahan kulit putih dan kulit hitam di Afrika Selatan selama periode politik apartheid.

Elimination

Eliminasi adalah upaya untuk menyelesaikan perselisihan ketika suatu pihak siap untuk pindah, meminta maaf atau menarik diri dari kompetisi. Misalnya, solusi untuk masalah yang muncul akibat mediasi yang dilakukan oleh pihak yang sadar akan kesalahannya.

Baca Juga :