Fakta Menarik Tentang Pembuat Kopi

Pembuat kopi berasal dari Turki pada tahun 575 M. Baru pada tahun 1818 perkolator kopi pertama dibuat. Teko kopi ini juga disebut teko koboi karena banyak koboi mulai menggunakannya. Dari tahun 1835 hingga 1850, pembuat kopi memenuhi pasar. Steamer bertekanan, balon kaca, grinder, dan roaster semuanya tersedia.

Pada tahun 1890, Perkolator Manning-Bowman mulai didistribusikan di Amerika Jual Kopi Aceh Gayo Serikat. Perkolator ini adalah linen dengan kain yang harus dicuci setelah digunakan. Filter kertas diperkenalkan pada tahun 1912. Ini membuat pembuatan dan pembersihan kopi menjadi lebih mudah, dan popularitasnya meningkat. Baru pada tahun 1960 teko kopi dengan filter sekali pakai mulai digunakan secara komersial.

Industri pembuat kopi sukses besar pada tahun 1972, dengan proses tetes otomatis Mr. Coffee dan filter sekali pakai. Mr. Coffee masih merupakan pembuat kopi dengan penjualan terbesar di dunia. Hal ini dikarenakan Mr. Coffee selalu mengupdate produknya sesuai Jual Kopi Sumatera dengan kebutuhan konsumen. Misalnya, pada tahun 1977 harga kopi naik tiga kali lipat. Mr. Coffee keluar dengan pembuat kopi daripada menggunakan lebih sedikit bubuk kopi, namun memiliki rasa yang sama. Desainnya tetap sama hingga 1979 ketika pengatur waktu ditambahkan. Sekarang orang dapat dengan mudah mengatur kopi mereka untuk mulai menyeduh pada waktu tertentu setiap hari.

Mr Coffee menambahkan produk tambahan ke pembuat kopi populer. 1989 adalah pengenalan pembuat yang hanya membuat 4 cangkir dalam pot. Ini adalah permintaan orang yang mengonsumsi kopi dalam jumlah sedikit, tetapi tetap menginginkannya segar. Pada tahun yang sama, Mr. Coffee memperkenalkan pembuat es teh pertama. Mrs. Tea mengikuti suite pada tahun 1995, mirip dengan Mr. Coffee, hanya untuk teh panas.

Kopi terus menjadi salah satu produk yang paling diminati di dunia. Terlepas dari bagaimana Anda menyukai kopi Anda atau dari mana Anda membelinya, kopi hadir dalam berbagai rasa dan dengan berbagai tambahan untuk masing-masing rasa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *